Personal Blog Sugihartono

Menyusuri pulau jawa dengan berbagai moda menjadi pilihan kala pilihan biasa sudah tidak ada.Pesawat,Kereta,Bus bisa dikombinasikan untuk sampai ditujuan.

Memilih moda transportasi

Seri artikel kali ini saya akan membagi pengalaman menyusuri jalur pulau jawa dengan bus. Kenapa bus? kalo pesawat sudah jelas rute dan jadwalnya, kereta juga sudah terjadwal. Transportasi dengan bus memiliki banyak tantangan, diantaranya:

  • Sebagian rute dilayani armada berjadwal, ada juga yang 24 jam dengan interval tertentu, ada juga yang hanya pada range waktu tertentu saja
  • Ada rute jarak jauh, menengah, dan dekat dimana bisa ditempuh dengan satu armada maupun sambung menyambung (ngecer)
  • Harus cerdas mengatur waktu, lokasi dan rute untuk kenyamanan perjalanan

Karena keterbatasan pengalaman, share hanya untuk kota2 berikut:

  • Area Jakarta: Jakarta, Bekasi
  • Area Bandung: Bandung, Tasik
  • Area Tegal
  • Area Semarangan
  • Area Banyumasan: Purwokerto, Purbalingga, Wonosobo
  • Area Jogja: Jogja, Klaten
  • Area Solo: Solo, Boyolali, Sragen
  • Area Madiun: Madiun, Ngawi
  • Area Surabaya: Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan
  • Area Jember: Jember, Situbondo, Bondowoso

Komparasi, bagaimana memilih moda yang tepat?

Karena tidak ada moda transportasi yang selalu unggul, makanya kita harus bisa cerdas memilih moda yang tepat.

Pesawat

  • Urusan urgent, berlomba dengan waktu
  • Budget bukan masalah/sudah di prepare sebelumnya
  • Waktu yang dipangkas bisa mengkompensasi biaya mahalnya tiket
  • Jarak jauh Fasilitas: kurang penting, karena perjalanan hanya sebentar

Kereta

  • Urusan sudah terjadwal, sudah direncanakan jauh hari (biasanya tiket jelang hari H sudah habis)
  • Butuh sampai tepat waktu, biasanya hanya meleset 15-30 menit dari jadwal kedatangan
  • Bisa beli makanan ringan & berat selama perjalanan
  • Ada colokan listrik buat charge HP
  • Semua kelas kereta sekarang sudah ber-AC. Untuk kelas bisnis dan ekonomi pakenya ac split (rumahan) bukan AC central kayak eksekutif, jadi dinginnya tergantung jarak tempat duduk dengan AC
  • Tarif kereta diberlakukan 1 harga (jauh dekat sama), jadi pastikan milih kereta yang sesuai agar tidak kemahalan
  • Dibeberapa stasiun menjual Idle Seat.

    • Apa itu? Misal kereta Jakarta - Solo dipakai oleh orang yang turun di Purwokerto.
    • Jadi Purwokerto-Solo seat itu kosong
    • Makanya stasiun Purwokerto menjual kursi kosong itu dengan harga murah.
    • Syaratnya? pembelian minimal 2 jam sebelum kereta berangkat dan hanya lewat loket
  • Harus memilih kelas yang sesuai:

    • Eksekutif
      • Harga sudah mendekati bahkan dibawah tiket pesawat promo
      • Fasilitas: RS (Reclining Seat), Selimut, Bantal
    • Bisnis
      • Harga biasanya 50%-75% tiket eksekutif
      • Fasilitas: Kursi paten (hanya miring sedikit) (kalo nggak biasa, dibuat tidur bisa sakit leher), bantal bisa sewa (5rb)
    • Ekonomi
      • Harga subsidi pemerintah, harga sekitar 25% tiket eksekutif
      • Fasilitas: Kursi paten (tegak lurus), formasi kursi 3-2 (ABC-DE), hadap-hadapan dengan orang lain (share tempat kaki), kalo apes bareng ama orang gendut jadi kemakan tempatnya

Bus

  • Perjalanan santai, tidak terburu-buru dengan waktu, misal telat sampainya tidak ada masalah
  • Saat tiket kereta sudah habis, atau tinggal yang mahal, pesawat juga mahal
  • Kota tujuan jauh dari stasiun pemberhentian/bandara, so kalo naik kereta/pesawat kudu oper angkutan lain (kemungkinan bisa ribet, nambah ongkos, buang waktu)
  • Budget cuma cukup buat naik bus
  • Perjalanan dadakan, belum diplanning sebelumnya
  • Tentukan rute dan Bus yang mau dinaiki
  • Naiknya bisa dari agen atau terminal. Untuk naik dari jalan tergantung PO, banyak PO jarak jauh yang melarang ambil penumpang dijalan.
  • Jangan bingung ya dengan banyaknya kelas bus, soalnya tiap PO punya standar sendiri. Tapi secara umum bisa di kelompokkan menjadi:

    • Kelas Super
      • Super Eksekutif, Big Top, Super Top, Royal Class, Signature Class.
      • Ciri2nya: Formasi seat 2-1 atau 2-2 dengan jarak yang lebar, total gak lebih dari 30, RS(Reclining Saat), Leg Rest, bantal, selimut, air mineral(tergantung PO), makan 1x prasmanan, TV, Toilet.
    • Kelas Eksekutif
      • Eksekutif, Junior Eksekutif.
      • Ciri2nya: Formasi seat 2-2 dengan jarak yang agak lebar, total sekitar 30, RS(Reclining Saat), Leg Rest(tergantung PO), bantal, selimut, air mineral(tergantung PO), makan 1x prasmanan, TV, Toilet.
    • Kelas Patas AC
      • Patas, VIP, Bisnis.
      • Ciri2nya: Formasi seat 2-2, total sekitar 40an, RS(Reclining Saat), makan (tergantung PO), TV, Toilet(tergantung PO).
    • Kelas Ekonomi AC
      • Sering disebut ATB (AC Tarif Biasa).
      • Formasi seat 3-2 total diatas 50 seat dilengkapi AC, tanpa toilet.
    • Kelas Ekonomi Non-AC
      • Formasi seat 3-2 total diatas 50 seat. Gak ada AC nya, adanya AJ (Angin Jendela)
  • *

Tips Merencanakan Perjalanan

Tips Pesawat:

  • Beli lewat situs online, sering ada promo dan bisa membandingkan antar situs satu dengan yang lain

Tips Kereta:

  • Sebelum beli tiket Kereta Eksekutif bandingkan dengan tiket pesawat (ditambah transport ke bandara dan bandara ke lokasi), kalo masih bersaing, mending pakai pesawat. Biasanya kalau jalan masih beberapa bulan kedepan, harga masih bersaing
  • Kalo bawa anak kecil, lebih mending naik kelas bisnis, lebih nyaman buat tidur anak-anak (tapi yang tua duduk dibawah)
  • Kalo naik kereta ekonomi rombongan lebih dari 2 orang, pastikan memilih formasi seat yang pas agar bisa kumpul.
  • Tempat duduk yang berhadapan adalah pasangan no ini 1&2, 3&4, 5&6, 7&8, 9&10. jadi misal milih tempat duduk 16 dan 17, ntar duduknya misah

Tips Bus:

  • Karena kompleks dan banyak alternatif, akan di share pada postingan selanjutnya.
Sugihartono

About the author: Sugihartono